5 Cara Belajar Trading Saham Dari Nol Sampai Sukses

Belajar berdagang dari awal untuk menjadi sukses

5 Cara Belajar Trading Saham Dari Nol Sampai Sukses

Tips Belajar Trading Dari Awal

Berikut adalah tips jika Anda ingin belajar trading dari awal.
1. Pilih Jenis Perdagangan

Ada beberapa objek perdagangan. Anda dapat memilih salah satu atau semuanya. Pilihannya bisa belajar trading saham jika ingin mendapatkan capital gain, atau belajar trading forex jika ingin mendapat untung dari selisih kurs mata uang dari waktu ke waktu, atau bisa juga trading komoditas, maka yang sedang tren saat ini adalah bisa belajar trading mata uang kripto. . Pilih objek perdagangan yang paling terkontrol. Pilih instrumen yang tepat, yang paling mudah dikenali dan beragam informasinya, juga sesuai dengan karakternya.
2. Pelajari dan Kenali Sifat Obyek Trading

Cara belajar trading dari awal bisa dimulai dengan mempelajari sifat dan karakter objek trading yang ingin Anda tradingkan. Dalam hal ini seperti segala seluk beluk tentang saham, atau berbagai mata uang, atau berbagai komoditas seperti kopi, emas dan jenis komoditas lainnya, terutama pergerakan harga dari waktu ke waktu, juga dengan objek perdagangan lainnya seperti masing-masing kripto. mata uang, seperti bitcoin atau asix. Dan seterusnya.

Pelajari semuanya, termasuk mengetahui sejarahnya, mengetahui sifatnya dan mengetahui berbagai informasi dan cerita serta berita tentangnya, perkembangan terkini, dan juga sangat penting untuk memahami pola pergerakan harga dari waktu ke waktu.
Baca Juga: 4 Tips Untuk Memaksimalkan Efek Kursus Forex Untuk Sukses Trading

Misalnya, harga komoditas emas yang polanya akan meningkat pada bulan-bulan tertentu saat musim kawin tiba di India, atau harga mata uang USD yang sering berfluktuasi, terutama jika dipasangkan dengan mata uang tertentu, dan mata uang apa pun yang cenderung stabil dalam jangka waktu tertentu. harga dari waktu ke waktu dan dalam mata uang apa. hanya hal-hal yang sangat mudah untuk naik turun, atau berbagai informasi lainnya seperti berita bahwa saham suatu perusahaan akan melakukan stock split atau setiap bulan biasanya akan membagikan dividen dan sebagainya. Perlu diingat bahwa saham yang akan segera membagikan dividen akan cenderung naik harganya.

READ  10 Aplikasi Pembuat Doodle Art Terbaik di HP Android 2022

Ketahui juga beberapa jenis kaldu yang sering digoreng dan coba hindari meski terkadang menarik namun resikonya sangat besar. Perlu juga memiliki pengetahuan yang cukup tentang beberapa saham perusahaan yang termasuk dalam kategori blue chip atau indeks LQ45 atau berbagai indeks klasifikasi saham berdasarkan kriteria lainnya. Juga industri dan sejarah masing-masing perusahaan yang sahamnya akan dibeli dan sebagainya. Lebih baik hanya membeli saham perusahaan yang bergerak di industri yang terkenal pekerjaannya. Sehingga Anda bisa mengetahui bagaimana cara mendapatkan keuntungan dan resiko kerugiannya.
3. Pelajari Ketentuannya

Kemudian pelajari berbagai istilah terkait yang sering digunakan di pasar dalam kaitannya dengan pekerjaan sebagai pedagang dan jenis-jenis objek perdagangan. Jangan sampai salah paham yang bisa berakibat fatal.
4. Buka Akun Perdagangan

Kemudian tergantung pada objek perdagangan, mulailah membuka akun perdagangan. Itu bisa berupa e-wallet jika Anda ingin berdagang kripto, atau jika instrumen perdagangannya adalah sekuritas, saham, maka mulailah membuka rekening di salah satu perusahaan sekuritas. Pilih biaya layanan transaksi yang paling kecil, karena sebagai pedagang saham Anda akan sangat sering dan memiliki frekuensi aktivitas transaksi jual beli yang tinggi. Penuhi berbagai dokumen yang diperlukan untuk membuka rekening. Anda bisa mendaftar melalui berbagai aplikasi trading yang kini sudah banyak tersedia. Untuk mengecek keamanan aplikasi perdagangan dan kedudukan hukumnya, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dapat menghubungi 081157157157.
Baca Juga: Ketahui Cara Bermain Trading Forex
5. Setor Dana Modal Perdagangan

Selanjutnya dilanjutkan dengan menyetorkan sejumlah dana sebagai modal untuk trading dan membeli instrumen trading untuk pertama kalinya. Sebaiknya jangan berhutang dan hanya menggunakan dana idle dan mulailah dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu. Di beberapa aplikasi trading ada yang menawarkan sejumlah uang gratis sebagai modal awal untuk berlatih trading melalui aplikasi tersebut. Anda bisa memanfaatkan penawaran ini.
6. Pelajari Teknik dan Strategi Desain

READ  Ingin membuat video vlog harian yang menarik? Percaya saja pada Canon EOS M50

Selanjutnya, selesaikan pelajaran tentang berbagai teknik perdagangan sesuai dengan jenis instrumen dan kemudian kembangkan rencana strategi yang matang. Jangan lengah dan langsung terjun tanpa mengetahui segala resiko yang mungkin timbul. Trading tanpa pemahaman dan penguasaan teknik yang memadai akan sangat mahal.

Dengan sering rugi hingga modal habis tergerus. Jadi sangat penting untuk menguasai teknik-teknik terbaru dan informasi yang up to date. Pedagang saham, misalnya, harus benar-benar memahami cara membaca laporan keuangan dan mampu membedakan laporan keuangan yang sehat dari yang disajikan secara sehat tanpa manipulasi. Pedagang saham juga harus bisa menganalisa fundamental dari setiap perusahaan yang sahamnya ingin mereka beli. Semakin banyak pengetahuan dan informasi yang dikuasai, semakin baik.

Sumber ;