Bagaimana caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah

Home / Umum / Bagaimana caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah

Bagaimana caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah

Bagaimana caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buahBagaimana caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah

Buah anggur adalah buah yang mayoritas saat ini masih diimpor dari luar negeri. Padahal kita tahu bahwa negeri Indonesia adalah tanah gemah ripah loh jinawi. Hampir semua jenis tanaman bisa ditumbuhkan di Indonesia.

Setelah melihat beberapa video di Youtube, saya akhirnya membuat satu artikel ini yang mungkin bisa ditiru oleh teman-teman di rumah. Artikel ini bertujuan sebagai sarana belajar mengembangkan pembenihan buah anggur dari buah yang kita beli di toko buah.

Tanaman anggur yang sedang berbuah

Bahan-bahan
Untuk menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah, bahan-bahan yang diperlukan adalah:
Buah anggur, pilih yang buahnya besar dan manis
Pisau kecil
Gunting kuku
Pinset
Root-F atau zat perangsang tumbuh (ZPT) atau fungisida
Gelas plastik
Air putih bersih
Toples dan tisue yang diberi air

Biji buah anggur yang sudah dibersihkan
Adapun caranya menumbuhkan biji anggur dari buah anggur yang dibeli di toko buah adalah sebagai berikut:
1. Keluarkan biji anggur dari buahnya
Belah buah anggur, keluarkan biji anggur dari buahnya menggunakan pisau dan pinset. Pisahkan biji yang isi dan yang kosong. Letakkan dalam tisue bersih. Buahnya bisa kamu makan.

Biji yang sudah didapatkan belum tentu punya keping lembaga. Jadi kadang ada yang kosong/kopong atau bahkan kering/kisut. Maka pilihlah biji yang benar-benar baik. Semakin banyak biji yang kita kumpulkan maka semakin baik, karena kita punya banyak pilihan calon benih/bibit.

Cara untuk menguji sebuah biji anggur memiliki keping lembaga atau tidak maka dites menggunakan air. Masukan air bersih ke dalam gelas plastik tadi, lalu masukan biji anggur yang sudah kita dapatkan. Lihat mana biji yang terapung mana yang tenggelam. Kalau tenggelam artinya biji tersebut bisa kita tumbuhkan. Kalau terapung artinya biji tersebut kosong. Namun belum tentu juga, yang terapung pun belum tentu tidak memiliki keping lembaga. Direndam saja dulu selama 1-2 jam. Lihat tenggelam atau tidak.

Biji buah anggur dikeluarkan

2. Potong ujung biji yang agak lancip
Selanjutnya potong ujung biji yang agak tajam/lancip menggunakan gunting kuku. Potong jangan terlalu dalam. Jangan sampai mengenai keping lembaga yang ada di dalamnya. Dari tempat yang kita potong inilah nantinya tunas akan muncul. Kalau potongannya terlalu dalam maka keping lembaga bisa rusak dan biji tidak bisa tumbuh.

Biji yang sudah dipotong ujung lancipnya dan diseleksi maka rendam dengan air hangat. Hangat-hangat kuku. Hal ini bertujuan untuk memicu hormon pertumbuhan biji agar aktif. Perendaman dilakukan selama 1 malam hingga 24 jam.

Rendam biji anggur dalam air hangat

3. Oles biji anggur dengan ZPT (zat pengatur tumbuh)
Siapkan Root-F atau ZPT (zat pengatur tumbuh), tisue basah, dan biji anggur yang sudah direndam air hangat tadi tadi. Olesi biji anggur dengan ZPT atau Root-F, lalu letakkan ke dalam tisue basah. Lalu masukan biji anggur tersebut ke dalam toples tertutup.

Fungsi dari Root-F adalah untuk mencegah tumbuhnya jamur dalam biji anggur. Root-F bisa didapatkan di toko-toko pertanian terdekat. Root-F juga mengandung zat perangsang tumbuh sehingga memicu akar untuk muncul.

ZPT yang ada di pasaran

4. Tunas baru muncul
Setelah kurang lebih 10 hari biji anggur berada dalam toples, maka sekarang kita buka toplesnya. Biasanya biji anggur akan tumbuh tunas dan akar. Antara biji yang satu dan yang lain berbeda tingkat pertumbuhannya. Ada yang cepat, ada yang seminggu bahkan 2 minggu baru keluar akar.

Selanjutnya pindahkan bibit yang sudah tumbuh tersebut ke dalam polibag.
Gunakan media berupa kompos atau berupa campuran tanah gembur, pupuk kandang dan arang merang. Kubur secara cukup, tidak terlalu dalam dan tidak terlalu dangkal. Benamkan kurang lebih sekitar 1-2 cm dari permukaan tanah polibag.

Sumber: https://konveksipekanbaru.co.id/vakum-di-smartphone-ini-penjelasan-acer/