Skala Ordinal

Home / Otomotif / Skala Ordinal

Skala Ordinal

Skala Ordinal

Pengukuran Ordinal ini, pemberian nomor pada indikan sifat disusun menurut besarnya. Pada skala ordinal ini dapat digunakan untuk menyusun urutan berdasarkan rangking (rank). Namun dalam pemberian nomor-nomor/ simbol-simbol tidak dapat dipakai untuk menunjukkan suatu jarak tertentu antara dua nomor.

Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik berbeda yang dimiliki oleh obyek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangan dan kelebihannya.

Contoh:

Jawaban pertanyaan berupa peringkat misalnya: sangat tidak setuju, tidak setuju, netral, setuju dan sangat setuju dapat diberi simbol angka 1, 2, 3, 4, 5. Angka-angka ini hanya merupakan simbol peringkat, tidak mengekspresikan jumlah.

Misal dalam pertanyaan:

Apakah saudara setuju dengan penggusuran pedagang kaki lima yang bertempat di sembarang tempat? Jawaban : a. sangat tidak setuju, b. tidak setuju, c. netral, d. setuju dan e. sangat setuju. Jika digunakan skala ordinal, maka “sangat tidak setuju” diberi nilai 1, “tidak setuju” diberi nilai 2, “netral” diberi nilai 3, “setuju” diberi nilai 4 dan “sangat setuju” diberi nilai 5

  1. Skala Interval

Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan ordinal dengan ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karakteristik antara satu individu atau obyek dengan lainnya. Skala pengukuran interval benar-benar merupakan angka. Angka-angka yang digunakan dapat dipergunakan dapat dilakukan operasi aritmatika, misal dijumlahkan atau dikalikan. Untuk melakukan analisis, skala pengukuran ini menggunakan statistik parametrik.

RECENT POSTS