Pengamatan Aspek Geologi

Home / Otomotif / Pengamatan Aspek Geologi

Pengamatan Aspek Geologi

Pengamatan Aspek Geologi

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, dari aspek geologi wilayah pantai Losari dipengaruhi oleh hidrodinamika pantai/laut yang terdiri dari beberapa unsur, seperti angin, ombak/gelombang, arus bawah laut, arus pasang surut, pasang surut, abrasi, akrasi, dan sedimentasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, dapat diketahui tipe sedimentasi di sekitar pantai Losari relatif tidak stabil, karena pergerakan sedimen di perairan Losari bergerak dari Utara ke Selatan atau dari Selatan ke Utara. Hal ini disebabkan karena adanya pergerakan arus pasang-surut yang didominasi dari arah Utara ke Selatan dan sebaliknya dari Selatan ke Utara. Sumber sedimen yang terdapat di Pantai Losari berasal dari Sungai Jeneberang, pecahan karang, dan saluran pembuangan yang berasal dari gedung-gedung di sekitar Pantai Losari.

  1. Pengamatan Aspek Fisika

Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa tipe pasang surut di Pantai Losari bersifat campuran dimana dalam sehari semalam akan terjadi satu kali pasang dan satu kali surut.

Gelombang laut relatif tenang kurang dari 1 meter, namun terdapat juga arus-arus kuat. Tinggi gelombang pada kawasan ini mencapai 50 cm pada pagi hingga siang hari, hal ini diperkirakan ditimbulkan oleh angin yang berhembus.

Arus di suatu perairan terutama disebabkan oleh angin dan pasang surut. Besarnya kontribusi masing-masing factor terhadap kekuatan dan arah arus yang ditimbulkannya tergantung pada tipe perairan (pantai atau laut lepas) dan keadaan geografisnya. Ditinjau dari kondisi geografisnya, arus di perairan dipengaruhi oleh pasang surut dan angin. Akan tetapi dekat pantai dan muara sungai arus pasang surut mendominasi.

  1. Pengamatan Aspek Kimia

  2. pH (keasaman) air laut

pH menunjukkan kadar asam atau basa dalam suatu larutan melalui aktifitasion hidrogen. Nilai pH pada perairan laut cenderung bersifat basa yaitu berkisar antara 7 sampai 9. Sedangkan pH air limbah buangan rumah tangga dan industri bersifat asam karena mengandung asam-asam organik dan asam-asam mineral, sehingga dapat menyebabkan nilai pH menjadi rendah.

Pada pengamatan aspek kimia yaitu pH ini, digunakan alat pengukur pH yaitu pH meter. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh pH air laut adalah 9,6 (basa), dan untuk melakukan perbandingan dengan air mineral maka diukur pula  pH air mineral yaitu sebesar 8,4 (basa).

Gambar 2: pH meter                       Gambar 3: Pengukuran pH

Dari data tersebut, diketahui bahwa pH air laut Pantai Losari masih dalam keadaan stabil yaitu belum terlalu mengalami pencemaran dari air limbah industri dan rumah tangga yang ada disekitarnya sehingga air laut ini masih dalam keadaan yang mendukung kehidupan biota laut.

  1. Salinitas (kadar garam) air laut

Salinitas adalah kadar garam terlarut dalam air. Satuan salinitas adalah per mil (‰), yaitu jumlah berat total (gr) material padat seperti NaCl yang terkandung dalam 1000 gram air laut. Salinitas menentukan sifat structural dan fungsional organisme.

Pada pengamatan kali ini, tidak sempat dilakukan pengamatan mengenai kadar garam (salinitas) air laut Pantai Losari. Hal ini disebabkan karena keterbatasan alat yang digunakan untuk mengukur salinitas air laut seperti salinometer san KIT. Oleh karena itu, digunakan informasi dari beberapa sumber referensi mengenai salinitas air laut Pantai Losari. Berdasarkan referensi diperoleh salinitas air laut Pantai Losari yaitu sebesar 25-29 ppt. Dengan kadar salinitas tersebut, dapat mendukung kehidupan organisme, mengontrol pertumbuhan, reproduksi, dan distribusi organisme. Besar kecilnya salinitas yang terjadi sangat menentukan sifat organisme akuatik yang ada terutama plankton yang mempunyai sifat peka terhadap perubahan.

Salinitas suatu perairan dipengaruhi oleh adanya aliran air laut, curah hujan, evaporasi dan pasang surut. Pasang surut sebagai salah satu kekuatan angin yang dapat mempengaruhi salinitas, maka tempat yang pasang surutnya besar, pasang naik akan mendorong air laut lebih dulu ke hulu estuaria sebagai akibatnya pada daerah yang salinitasnya berubah-ubah sesuai dengan keadaan pasang surutnya.

Sumber :

https://nashatakram.net/google-assistant-kini-bisa-bantu-putar-spotify/