Uterus

Home / Uncategorized /  Uterus

 Uterus

 Uterus

Uterus terletak di panggul kecil, sebelah depan dibatasi oleh kandung kencing dan disebelah belakang oleh rektum. Bentuk uterus seperti buah Advokat atau buah peer yang sedikit gepeng kearah muka belakang. Dua lembar peritoneum menutupi bagian ini, bagian kanan dan kirinya bersatu membentuk ligamentum latum. Lipatan peritoneum disebelah depan longgar, yang disebut plika vesikouterina, kavum douglas merupakan kantong terletak disebelah belakanglipatan peritoneum antara uterus dan rektum. Di sebelah lateral ia berhubungan dengan struktur-struktur yang ada didalam ligamentum latum yaitu :

  1. Tuba fallopi
  2. Ligamenturn rotundum.
  3. Ligamentum ovarii propniufn.
  4. Arteri dan vena

Di sebelah lateral terdapat ureter yang berjalan sejajar serviks dengan dengan jarak 8 – 12 mm, untuk kemudian menyilang arteri uterina dari sebelah , belakang bawah, kira-kira 1,5 cm dari forniks lateralis, berjalan ke tengah masuk vesika urinaria.

Uterus terdiri dua bagian utama, yaitu serviks dan korpus. Hubungan antara cavum uteri dan canalis servikalis disebut ostium uteri internum,sedangkan muara canalis sevikalis dalam vagina disebut ostium utreri eksternum. Bagian serviks antara ostium uteri internum anatomikum dan ostium uteri hystoligicum disebut ithmus uteri. Bagian tersebut melebar selama kehamilan dan disebut segmen bawah rahim.

Korpus uteri biasanya membentuk sudut kedepan terhadap serviks. Keadaan ini disebut antefleksi. Bisa juga posisi uterus retrofleksi atau lurus. Posisi ini dipengaruhi oleh isi kandung kecing dan retum pada orang dewasa yang belum pernah melahirkan, besar uterus kira-kira setelur ayam panjang 7 – 8 cm dan lebar 4 – 5 cm.

Serviks terbenam dalam jaringan yang disebut parametrium, yang hanyak mengandung otot polos. Bagian serviks yang menonjol kedalam puncak vagina disebut posio vaginalis atau disingkat portio. Uterus difiksasi didalam rongga pelvis minor atau panggul kecil oleh :

  1. Ligamentum kardinale sinistrum et dekstrum

Merupakan ligamentum yang mengandung otot polos yang merupakan refleksi fasia endopelvika dan tersusun longitudinal, berasal dari serviks dan vagina, membentang dari serviks ke dinding lateral panggul dan merupakan penggantung/fiksasi uterus yang utama (terletak dikiri dan kanan dari serviks setiggi ostium uteri internum ke dinding panggul, menghalangi pergerakan kekiri atau kekanan).

  1. Ligamentum sakrouterinum sinistrum et dekstrum

Merupakan refleksi fasia endopelvika yang ditutupi peritoneum viserale dan juga mengandung serabut-serabut otot polos didalamnya banyak serabut-serabut saraf yang bersatu dengan periosteum vertebra – sakralis IV. Ia berjalan dari serviks uteri, ke belakang lateral. Fungsi ligamentum ini ini adalah menarik itmus dan serviks ke belakang, sehingga ikut mempertahankan posisi antefleksi.

  1. Ligamentum rotundum

Berpangkal pada korpus uteri tepat di bawah ligamentum ovarii propriu. Ia berjalan ke lateral bawah, masuk kedalam kanalis inguinalis bersama-sama n.ilioinguimhs dan n.labialis. Serabut-serabutnya berakhir dalam jaringan ikat labia mayora. Fungsi menjaga uterus dalam posisi antefleksi. Secara ontogenetis identik dengan gubernakulum testis. Pada waktu kehamilan mengalami hipertropi dan dapat diraba dengan pemeriksaan luar.

  1. Ligamentum Latum

Adalah dua lembar peritoneum yang saling melekat. Di dalamnya berjalan arteri, versa, saraf, dan limfe. Sebagai alat penggantung, fungsinya hanya minimal.

  1. Ligamentum infundibulopelvikum

Dua buah kiri kanan dari infundibulum ovarium ke dinding panggul. Ligamentum ini menggantung uterus pada dinding panggul. Antara sudut tuba dan ovarium terdapat ligamentum ovarii proprium.

  1. Ligamentum vesiko uterine

Ligamntum yang berjalan dari uterus ke kandung kencing.

Dinding rahim terdiri dari 3 lapisan :

1)        Perimetrium (lapisan peritoneum) yang meliputi dindin

 

RECENT POSTS