Beragam Kalimat Bahasa Indonesia

Home / Pendidikan / Beragam Kalimat Bahasa Indonesia

Beragam Kalimat Bahasa Indonesia

Beragam Kalimat Bahasa IndonesiaBeragam Kalimat Bahasa Indonesia

Dapatkan kita menyusun kalimat tanpa menggunakan kata? Jawabannya TIDAK!! Kalimat tersusun atas beberapa kata, setiap kata memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaan tersebut membuat kalimat menjadi beragam. Selain kata, kalimat juga memerlukan tanda baca, tanda baca digunakan untuk menandai beberapa jenis kalimat, jadi keragaman jenis kalimat disebabkan pula oleh tanda baca yang digunakan.  Lalu apa sajakah ragam kalimat bahasa Indonesia? Ragam kalimat bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Kalimat berita.
  2. Kalimat tanya
  3. Kalimat perintah
  4. Kalimat seru
  5. Kalimat aktif dan pasif
  6. Kalimat lengkap dan tidak lengkap
  7. Kalimat Normal dan inversi
  8. Kalimat tunggal dan majemuk
  9. Kalimat positif dan negatif
  10. Kalimat langsung dan tidak langsung
  11. Baiklah langsung saja saya akan mengulasnya satu persatu.

 

Kalimat Berita

Kalimat berita disebut kalimat deklaratif, kalimat berita digunakan untuk memberitahukan sesuatu kepada orang lain. Pemberitahuan ini mengharapkan tanggapan dari orang yang diajak bicara. Tanggapan yang diharapkan berupa perhatian. Perhatian ini dapat diikuti dengan anggukan atau jawaban Ya.

Berbagai informasi dapat disampaikan melalui kalimat berita. Misalnya, ketika melihat peristiwa kecelakaan di jalan raya, dua sepeda motor bertabrakan. Kita akan menginformasikan peristiwa itu kepada teman kita. Kita dapat menyampaikannya dengan kalimat-kalimat berikut:

  1. Saya melihat kecelakaan lalu lintas.
  2. Dua sepeda motor bertabrakan.

 

Bagaimana ciri kalimat berita?

Kalimat berita diakhiri dengan tanda titik (.). Di dalam kalimat berita boleh digunakan tanda baca lain. Misalnya, tanda koma (,), tanda titik dua (:), atau tanda titik koma (;). Jika diucapkan, kalimat berita menggunakan intonasi netral.

Didalam kalimat berita tidak boleh terdapat kata tanya. Kata-kata yang dimaksud yaitu apa, siapa, di mana, dan mengapa. Dalam kalimat berita juga tidak boleh menggunakan kata-kata ajakan seperti: mari dan ayo. Kata silakan dan jangan juga tidak digunakan dalam kalimat berita.

 

Kalimat Tanya

Kalimat tanya disebut juga kalimat interogatif. Kalimat tanya digunakan untuk menanyakan sesuatu. Jika diucapkan, kalimat tanya diakhiri dengan nada naik.

 

Bagaimana membentuk kalimat tanya?

Kalimat tanya dapat dibentuk dengan cara sebagai berikut.

  1. Menambahkan kata tanya.
  2. Menambahkan partikel -kah
  3. Membalikan urutan kata dalam kalimat berita.
  4. Memakai kata bukan atau tidak
  5. Menambahkan tanda tanya (?)

 

  1. Didalam bahasa Indonesia terdapat sejumlah kata tanya.
  • Kata tanya apa digunakan untuk menanyakan benda, tumbuhan, dan hewan.
  • Kata tanya siapa digunakan untuk menanyakan manusia.
  • Kata tanya berapa digunakan untuk menanyakan jumlah dan bilangan.
  • Kata tanya di mana, ke mana, dari mana, digunakan untuk menanyakan tempat.
  • Kata tanya bila, kapan, bilamana, untuk menanyakan waktu.
  • Kata tanya mengapa digunakan untuk menanyakan perbuatan dan sebab.
  • Kata tanya bagaimana digunakan untuk menanyakan cara atau keadaan.
  1. Partikel -kah membentuk kata tanya, partikel ini melekat pada kata tanya atau pada kata dalam kalimat tersebut.

 

  1. Penggunaan kata bukan atau tidak

Contoh:

Mereka tahu jika ulangannya diundur, bukan?

 

  1. Ada aturan membentuk kalimat tanya dengan membalikan urutan kata.

Memindah kata ke permulaan kalimat. Kata yang dapat dipindah adalah dapat, bisa, harus, sudah, dan mau. Kata-kata itu ditambah partikel -kah. Contoh: Rini dapat memainkan piano. Kalimat itu dapat dibalik menjadi. Dapatkah Rini memainkan piano?

Mengubah urutan subjek dan predikat. Aturan ini berlaku jika predikat berupa kata benda atau sifat. Kemudian predikat diberi partikel -kah. Contoh: Siska adik Andika, menjadi Adik Andikakah Siska?

Memindahkan predikat ke awal kalimat, kemudian predikatnya diberi partikel -kah. Contoh: Bibi Santi datang hari ini. Datangkah bibi Santi hari ini?

Berdasarkan jawaban yang diperlukan, terdapat dua jenis kalimat tanya.

Kalimat tanya biasa. Adalah kalimat tanya yang membutuhkan jawaban dari orang lain. Semua contoh kalimat tanya pada pembahasan sebelumnya termasuk kalimat tanya biasa.

Kalimat tanya retoris. Adalah kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban. Pembuat pertanyaan sebetulnya sudah tahu jawabannya. Contoh: Siapakah diantara kalian yang tidak ingin lulus?. Apakah kita akan menerima kekalahan lagi? Kalimat tanya ini digunakan dalam berpidato, tujuannya adalah untuk menarik perhatian.


Sumber: https://gurupendidikan.org/