Metastasis: Penyebab, Ciri Ciri, Diagnosis, Pengobatan, dll

Home / Kesehatan / Metastasis: Penyebab, Ciri Ciri, Diagnosis, Pengobatan, dll

Metastasis: Penyebab, Ciri Ciri, Diagnosis, Pengobatan, dll

Metastasis: Penyebab, Ciri Ciri, Diagnosis, Pengobatan, dll

Berbicara berkenaan penyakit kanker tak lepas dari suatu keadaan yang didalam dunia medis dikenal bersama makna metastasis. Aktivitas yang mengenai bersama sel kanker ini tentu tidak boleh disepelekan dikarenakan dampaknya sangat buruk. Simak Info selengkapnya selanjutnya ini!

Apa Itu Metastasis?
Metastasis adalah makna didalam dunia medis untuk mendefinisikan kegiatan pergerakan atau penyebaran sel kanker dari satu organ ke organ-organ lainnya. Seperti yang diketahui, pada mulanya sel kanker hanya berkembang di satu organ tertentu. Akan tetapi, pada perkembangannya sel kanker sanggup menyebar ke anggota tubuh lainnya.

Bagaimana Metastasis Terjadi?
Metastasis berlangsung waktu sel kanker yang telah berkembang di organ asal mulai “keluar” untuk menginvasi organ maupun jaringan tubuh lain yang ada di sekitarnya.

Guna capai ‘tujuannya’, sel kanker memiliki berbagai langkah yaitu:

Lokal, yakni sel kanker pada organ utama menginvasi jaringan-jaringan yang ada di kira-kira secara langsung.
Pembuluh darah, yakni sel kanker masuk ke didalam pembuluh darah dan turut aliran darah selanjutnya menuju organ-organ tubuh yang lain.
Sistem limfatik, yakni ‘jalur’ lainnya yang juga digunakan oleh sel kanker untuk menuju ke organ lainnya.
Saluran pernapasan, yakni dikala sel kanker (pada persoalan kanker paru-paru) menyebar ke organ lain melalui saluran pernapasan.
Aktivitas ini juga tergoda oleh sejumlah faktor lainnya, yaitu:

Jenis kanker. Kondisi ini lebih barangkali berlangsung pada sebagian jenis kanker, seperti kanker payudara dan paru-paru.
Kecepatan perkembangan sel kanker. Apabila sel kanker sangat ‘ganas’, keadaan ini sangat barangkali berlangsung lebih cepat.
Di samping keduanya, tetap ada ulang faktor penyebab lainnya yang belum disebutkan. Lakukan kontrol medis (medical check up) secara teratur peranan memantau keadaan kesehatan Anda sekaligus deteksi dini kalau ditemukan potensi munculnya sel kanker.

Tahapan Metastasis
Proses ini berlangsung didalam sejumlah tahapan, yakni sebagai berikut:

Sel kanker menginvasi jaringan yang ada di dekat organ asal.
Sel kanker bergeser melalui dinding kelenjar getah bening (atau sanggup juga melalui pembuluh darah).
Dari kelenjar getah bening atau pembuluh darah, sel kanker dapat menuju jaringan-jaringan lainnya.
Setelah ‘berhasil’ capai jaringan lain, sel kanker dapat membentuk tumor.
Sel kanker yang telah menyebar juga sesudah itu sebabkan pembuluh darah baru yang berguna untuk menyuplai darah bagi tumor.
Titik Persebaran Metastasis
Sel kanker yang mengalami proses metastasis sanggup menyerang organ atau jaringan tubuh manapun, tapi sel kanker dari jenis-jenis penyakit kanker selanjutnya ini biasanya menjadikan bagian-bagian spesifik sebagai tujuannya:

Kanker payudara, biasanya menyebar ke tulang, hati (liver), paru-paru, dinding dada, dan otak.
Kanker paru-paru, biasanya menyebar ke otak, tulang, hati (liver), dan kelenjar adrenal.
Kanker prostat, biasanya menyebar ke tulang.
Kanker usus, biasanya menyebar ke hati (liver) dan paru-paru.
Sementara itu, organ maupun jaringan tubuh lainnya yang juga berpotensi mengalami perihal ini antara lain kulit dan otot.

Ciri dan Gejala Metastasis
Aktivitas persebaran sel kanker ini ditandai oleh sejumlah ciri dan gejala yang mana perihal ini terkait pada jenis kanker yang diderita, pun wilayah terjadinya.

Sebagai contoh, kalau keadaan ini menyerang tulang, maka ciri-ciri yang barangkali sanggup dikenali adalah dikala tulang patah. Selain itu, rasa sakit pada tulang belakang juga menjadi gejala awal dari sel kanker yang mulai menyebar.

Pada persoalan kanker paru-paru, biasanya sel kanker yang telah menyebar ditandai oleh ciri-ciri selanjutnya ini:

Batuk
Batuk disertai darah
Nyeri dada
Gangguan pernapasan
Lain halnya untuk persoalan kanker hati (liver). Ciri ciri metastasis kanker hati adalah sebagai berikut:

Mual
Perubahan warna kulit menjadi kekuningan
Feses berwarna cerah
Urine berwarna gelap
Penurunan berat badan
Kehilangan nafsu makan
Diagnosis Metastasis
Diagnosis metastasis kanker dijalankan untuk memantau telah sejauh mana dan seberapa parah persebaran sel kanker.

Prosedur diagnosis yang dijalankan biasanya terdiri dari:

1. Pemeriksaan Fisik
Dokter dapat laksanakan kontrol menyeluruh pada kepada tubuh Anda untuk melihat apakah ada ciri ciri menyebarnya sel kanker yang teridentifikasi.

Selain itu, dokter juga dapat mengukur berat badan mengingat perubahan berat badan—naik atau turun—adalah keliru satu ciri ciri kanker telah memasuki stadium lanjut dan yang enteng dikenali.

2. Tes Laboratorium
Selanjutnya, dokter dapat laksanakan uji laboratorium untuk mendeteksi abnormalitas pada tubuh yang mengindikasikan pasien mengalami penyakit kanker metastasis.

Beberapa contoh tes laboratorium yang dimaksud seperti:

Tes urine
Tes darah
3. Tes Pencitraan
Sementara itu, tes pencitraan (imaging) dijalankan peranan menganalisis organ didalam tubuh yang diduga terserang sel kanker. Teknik pencitraan yang lazim digunakan yaitu:

X-Ray
CT Scan
Pemindaian tulang (bone scan)
PET Scan
MRI
4. Biopsi
Metode kontrol lainnya yang lazim diterapkan untuk mendiagnosis metastasis adalah biopsi.

Biopsi adalah metode yang dijalankan bersama langkah mengambil sampel jaringan tubuh untuk sesudah itu dianalisis di laboratorium.

Melalui biopsi, dokter sanggup mendeteksi apakah ada sel kanker pada organ atau jaringan tubuh.

Pengobatan Metastasis
Setelah pasien didiagnosis mengalami metastasis, langkah seterusnya yang dapat ditempuh adalah laksanakan terapi pengobatan. Terapi pengobatan sesuai bersama jenis kanker dan tingkat keparahan (stadium).

Berikut adalah terapi pengobatan metastasis kanker yang lazim dilakukan.

1. Kemoterapi
Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Satu atau lebih obat kemoterapi sanggup diberikan melalui vena di lengan (secara intravena) atau diminum. Kombinasi obat biasanya diberikan didalam serangkaian perawatan selama sebagian minggu atau bulan.

Kemoterapi kerap digunakan sehabis operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang barangkali tersisa. Kemoterapi sanggup digunakan sendiri atau dikombinasikan bersama terapi radiasi. Kemoterapi juga sanggup digunakan sebelum akan operasi untuk mengecilkan kanker dan membuatnya lebih enteng untuk dihilangkan.

Pada orang bersama kanker stadium lanjut, kemoterapi sanggup digunakan untuk menghalau rasa sakit dan gejala lainnya.

2. Radioterapi
Radioterapi menggunakan kekuatan radiasi untuk membunuh sel kanker. Terutama pada keadaan pasca operasi, prosedur ini juga sanggup digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang tetap tersisa.

Jika operasi telah tidak memungkinkan, radioterapi dijalankan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan turunkan agresivitas penyebaran kanker.

3. Terapi Obat yang Ditargetkan
Perawatan obat yang ditargetkan berfokus pada kelainan spesifik yang ada didalam sel kanker. Dengan memblokir kelainan ini, perawatan obat yang ditargetkan sanggup sebabkan sel kanker mati.

Banyak obat terapi bertarget digunakan untuk mengobati kanker, meskipun biasanya dijalankan untuk orang-orang bersama kanker stadium lanjut atau berulang.

Beberapa terapi yang ditargetkan hanya bekerja pada orang yang sel kankernya memiliki mutasi genetik tertentu. Sel kanker Anda barangkali diuji di laboratorium untuk melihat apakah obat ini sanggup membantu.

Selain ke-2 metode pengobatan di atas, kanker yang telah sampai pada bagian metastasis juga sanggup ditangani bersama terapi hormon dan terapi imun. Akan tetapi, perihal ini ulang ulang pada ketetapan dokter berdasarkan hasil analisis.

Pencegahan Metastasis
Tidak ada yang sanggup memprediksi kapan kanker yang sebabkan metastasis dapat menyerang tubuh. Kendati demikian, penyakit ini sejatinya sanggup dicegah kemunculannya (atau setidaknya diminimalisir risikonya).

Lantas, apa saja yang perlu dijalankan untuk mencegah kanker yang berujung metastasis? Anda sanggup memulainya bersama menerapkan pola hidup sehat yang di antaranya adalah sebagai berikut:

Hindari rokok
Hindari paparan sinar matahari didalam waktu lama
Mengonsumsi makanan bergizi
Rajin berolahraga
Menjaga berat badan senantiasa ideal
Membatasi konsumsi alkohol
Melakukan kontrol medis secara rutin
Jika kanker telah telanjur terjadi, maka penanganan medis sedini barangkali penting dijalankan sebelum akan sel kanker menyebar ke organ lain. Pasalnya, sel kanker yang telah mengalami metastasis cenderung lebih sukar untuk disembuhkan yang mana perihal ini berdampak pula pada peluang hidup penderitanya.

Itu dia Info berkenaan metastasis yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca Juga :