Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Home / Pendidikan / Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Kekerasan di SMA Semarang, Pemprov Jateng Perlu Keluarkan Pergub

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Pemerintah Provinsi

(Pemrov) Jawa Tengah untuk segera mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) pencegahan dan penanganan, terkait kasus dugaan kekerasan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN).

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengungkapkan hal ini terkait kasus dugaan kekerasan yang dilakukan siswa senior terhadap juniornya di SMAN 1 Semarang. Dalam kunjungannya ke sekolah ini, tim KPAI menemukan adanya budaya kekerasan senior terhadap juniornya selama bertahun-tahun.

“Penting Pemprov segera mengeluarkan Pergub pencegahan dan penanganan

kekerasan di satuan pendidikan yang merujuk pada Permendikbud No. 82 Tahun 2015, agar sekolah yang aman dan nyaman dapat terwujud,” katanya dalam siaran tertulis, Minggu (18/3).

Retno juga meminta Pemprov Jawa Tengah segera menyelidiki kemungkinan budaya kekerasan yang sama juga terjadi di SMA/SMK lainnya di Jawa Tengah. Menurutnya, kekerasan tidak boleh dilakukan oleh siapa pun, baik siswa terhadap siswa lainnya, guru terhadap siswa atau sebaliknya, maupun orangtua terhadap guru.

KPAI juga mendorong Disdik Jawa Tengah untuk mendorong percepatan

program Sekolah Ramah Anak (SRA) di Jawa Tengah. Sekolah Ramah Anak merupakan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung secara optimal tumbuh kembang anak.

Dugaan kekerasan di SMAN 1 Semarang dilakukan oleh siswa berinisial AF dan AN serta tujuh temannya. AF dan AN kemudian dikeluarkan dari SMAN 1 Semarang, sementara tujuh siswa lainnya di- skorsing.

 

Baca Juga :