Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Home / Tekno / Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Layanan Telekomunikasi Berangsur Pulih

Menyusul terganggunya pasokan listrik di sejumlah wilayah yang mengakibatkan

terganggunya layanan telekomunikasi, operator selular menyatakan layanannya berangsur pulih.

Setelah melakukan cek data terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak pemadaman listrik hari ini, (4/8/2019), mulai sekitar pukul 12.00 WIB tadi, XL Axiata menyatakan dalam keterangan resminya hingga saat ini hanya sekitar 20% jaringan XL Axiata di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah yang terdampak dan mengalami penurunan kualitas jaringan.

Penurunan kualitas yang dimaksud terutama berupa berkurangnya kecepatan dan kestabilan akses internet, serta akses voice. Tidak setiap pelanggan mengalami penurunan kualitas layanan meskipun di lokasi tempatnya berada mengalami pemadaman listrik.

Area Jawa Timur sekitar 1% jaringan XL Axiata yang terdampak

dan mengalami penurunan kualitas akses internet dan voice.

Antisipasi yang telah dilakukan oleh tim teknis XL Axiata dalam menghadapi kondisi darurat seperti ini telah berhasil meminimalisir dampak buruk pada layanan. Langkah antisipasi tersebut antara lain berupa penyediaan baterai cadangan dan genset dalam jumlah yang memadai, serta rekaya pengaturan trafik jaringan.

“Hingga saat ini pemulihan kondisi jaringan terus dilakukan tanpa menunggu pulihnya pasokan listrik. Hasilnya, semakin berkurang jaringan yang terdampak. Kami berharap pasokan listrik dapat segera kembali normal,” demikian dijelaskan.

Hal senada juga disampaikan Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel.

Menurutnya saat ini layanan komunikasi berangsur pulih yaitu layanan SMS, suara, maupun data, serta transaksi aktivasi sudah dapat diakses dengan normal secara bertahap oleh pelanggan Telkomsel.

“Telkomsel terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah-wilayah terdampak dengan mengoperasikan mobile back up power sebagai perangkat penunjang catuan listrik untuk keperluan proses recovery infrastruktur jaringan komunikasi,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/