Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Home / Pendidikan / Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Menyambut Kerja Sama Pendidikan dengan Taiwan

Dalam pembukaan Yushan Forum di Taipei pada 8 Oktober lalu, Presiden Tsai Ing-wen

menegaskan komitmen Taiwan untuk menjawab kebutuhan regional melalui implementasi New Southbound Policy. Yushan Forum merupakan forum dialog antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil tentang konektivitas regional lintas sektoral di Asia. Forum dialog tersebut dihadiri oleh perwakilan negara-negara mitra Taiwan yang membahas peningkatan kerja sama Taiwan dengan Asia dan merupakan upaya Taiwan untuk semakin memperkuat relasinya dengan Asia, khususnya negara-negara yang menjadi target New Southbound Policy, termasuk Indonesia.

Sejak diluncurkan Presiden Tsai pada 2016, New Southbound Policy

telah berdampak positif terhadap pengembangan ikatan komprehensif berbasiskan hubungan antarmasyarakat yang terkonsentrasi pada bidang pendidikan, pengembangan industri, dan pertukaran sumber daya manusia antara Taiwan dengan negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dalam bidang pendidikan, kebijakan ini berkontribusi dalam meningkatkan jumlah mahasiswa internasional yang belajar di Taiwan.

Satu dekade terakhir, jumlah total mahasiswa asing di Taiwan meningkat signifikan

dari 39.553 pada 2009 ke 126.997 pada 2018 dan mahasiswa Indonesia merupakan mahasiswa internasional keempat terbanyak setelah China, Malaysia, dan Vietnam (DeAeth, 2019). Dari jumlah tersebut, sekitar 50.000 mahasiswa berasal dari negara-negara target New Southbound Policy, termasuk di antaranya 11.812 mahasiswa Indonesia.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/dancing-blade/