Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Home / Pendidikan / Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Kemendikbud Apresiasi Bogor Silat Championship

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor, menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat Pelajar

Tingkat Nasional bertajuk “Bogor Silat Championship Serie 2 tahun 2019”, di Gelanggang Olahraga (GOR) Padjajaran, Bogor, kemarin. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), diwakili Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ade Erlangga Masdiana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan pencak silat antar pelajar tingkat nasional ini.

Menurutnya, ajang ini merupakan wadah penguatan karakter siswa untuk mencetak generasi bangsa Indonesia yang berakhlak mulia. “Bogor Silat Championship ini adalah ajang yang sangat luar biasa, ajang yang bisa mengembangkan karakter, dan karakter anak bangsa kita memang harus diperkuat. Pencak silat ini merupakan salah satu wadah pembentukan karakter untuk menjadi manusia Indonesia yang kuat, dan hebat secara mental, juga fisik. Nanti 10 tahun yang akan datang, Indonesia pasti juara. Tidak boleh kalah oleh siapa pun juga,” ujar Erlangga.

Ia juga menekankan pencak silat adalah warisan budaya nenek moyang Indonesia

yang harus dilestarikan dan dibudayakan. “Pencak silat ini harus kita kembangkan menjadi olahraga yang berprestasi, dan juga menjadi olahraga massal yang merupakan budaya Indonesia. Menjadi peserta pada ajang kompetisi ini berarti kita telah memberikan sumbangsih terhadap pelestarian budaya bangsa kita yaitu pencak silat,” katanya.

Di samping itu, Letjen. TNI Purn. Edi Nalapraya, seorang tokoh pencak silat Indonesia yang hadir

dalam acara tersebut mengatakan, pencak silat bagian dari olahraga beladiri, namun penggunaannya bukan untuk berkelahi, tetapi untuk mengisi kehidupan. “Bagaimana kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT bagi yang beragama Islam, bersilaturahmi, merawat jasmani kita, melestarikan budaya bangsa. Selain itu, pencak silat adalah warisan dari nenek moyang kita pertama untuk aspek keamanan akhlak. Kalian diajarkan menjadi orang yang berbudi pekerti luhur, mampu menghormati sesama dan juga guru,” jelas sesepuh pencak silat Indonesia yang telah berusia 89 tahun ini.

 

Baca Juga :