Kesalahan Mendisiplinkan Anak yang Harus Dihindari Orang Tua

Home / Pendidikan / Kesalahan Mendisiplinkan Anak yang Harus Dihindari Orang Tua

Kesalahan Mendisiplinkan Anak yang Harus Dihindari Orang Tua

Kesalahan Mendisiplinkan Anak yang Harus Dihindari Orang Tua

Mendisiplinkan anak memang bukan kegiatan mudah. Orang tua pasti harus lebih bersabar saat menghadapi kenakalan anak. Karena andai tidak ditangani dengan benar, urusan itu malah akan menciptakan anak semakin berulah. Maka dari itu, usahakan hindari sejumlah kesalahan ini ketika Anda berkeinginan mendisiplinkan anak.

Memarahinya di depan umum
Jangan pernah mengupayakan mendisiplinkan anak di depan orang lain. Sebab saat Anda mengerjakan itu, ia barangkali lebih konsentrasi pada siapa yang sedang di sekitarnya, bukan pada apa yang sedang kita katakan kepadanya. Maka, carilah lokasi yang lebih personal untuk berkata tentang apa yang baru saja terjadi, tanpa mesti disaksikan atau didengar oranglain. Namun andai Anda tidak mengejar ruang untuk berkata pada ketika itu, sampaikan secara singkat perilakunya yang salah. Kemudian beri tahu ia bahwa Anda bakal mendiskusikannya nanti di rumah. Jangan lupa guna menepati janji tersebut.

Memberi instruksi yang tidak jelas
Bila anak terus mengerjakan kesalahan, sebenarnya ia telah diberi tahu berulang kali. Ia barangkali tidak benar-benar mengetahui apa yang Anda mohon darinya. Oleh sebab itu, berilah instruksi yang jelas. Juga, bakal lebih baik andai Anda menuliskan apa yang mesti dilaksanakan anak daripada apa yang jangan dilakukannya. kita usahakan tidak menuliskan “Jangan taruh bajumu di sofa!” sebab akan lebih mudah dicerna ketika Anda memakai perintah, “Tolong taruh jaketmu di rak baju.”.

Terlalu tidak jarang menyuap anak supaya mau menurut
Karena tidak inginkan pusing dengan rengekan anak, orang tua seringkali tergoda guna menyuap anak dengan sesuatu. Strategi ini barangkali berhasil, namun itu melulu berlaku sesaat. Menyuap anak dengan sesuatu melulu akan memberi ia hadiah atas perilaku buruk yang dilakukannya. Jadi, tidak boleh terkejut saat anak mulai mengamuk guna mendapatkan apa yang diinginkannya di beda waktu.

Sumber : http://imagehat.com/index?URL=https://www.pelajaran.co.id