ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

Home / Pendidikan / ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

ACE Jembatani Kemandirian Ekonomi Perdesaan

Perhimpunan untuk Peningkatan Keberdayaan Masyarakat

– Association for Community Empowerment (PPKM – ACE) merampungkan beberapa darf final perencanaan program dampingan komunitas, salah satunya tata kelola energi (distribusi BBM) sebagai unit-unit usaha mandiri pedesaan di provinsi Banten dan Jawa Barat.

Direktur Eksekutif ACE Titik Hartini mengatakan, pihaknya bermitra dengan sektor swasta produsen energi terkemuka dan mitra lainnya mendirikan unit-unit pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan warga di pedesaan, di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan.

“Belum se-Indonesia, jadi baru Jawa Barat dan Banten,dibeberapa wilayah

perdesaan dijadikan pilot , teknisnya semacam pendirian unit-unit pengisian bahan bakar namun dengan audit kelayakan cukup ketat” , imbuh Titik, saat menghadiri Halal Bi Halal ACE dan anggota koalisi di Jakarta baru-baru ini.

Menurut Titik, pendirian unit-unit distribusi BBM pedesaan ini diharapkan berpengaruh besar bagi solusi mengatasi akses distribusi , mewujudkan kemandirian usaha dan mengatasi pengangguran.

“ Unit-unit usaha ini seratus persen bisnis, aspek teknis didukung mitra swasta swakelola

dilakukan warga setempat dan diharapkan dengan manajemen yang baik warga menerima manfaat langsung dan usaha mereka, “ demikian Titik Hartini.

LSM jembatan kesejahteraan

Kegiatan Halal bi halal ACE dan koalisi diisi dengan diskusi ringan, dihadiri jajaran penasehat dan pendiri serta perwakilan sejumlah organisasi jaringan. Perhimpunan untuk Peningkatan Keberdayaan Masyarakat – Association for Community Empowerment (PPKM – ACE) merupakan anggota Koalisi Seknas Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang cukup gencar mengkampanyekan pentingnya praktik baik kolaborasi organisasi sipil dengan berbagai pihak guna mewujudkan Indonesia mandiri secara ekonomi, sejahtera-toleran, setara dalam pendidikan, lebih inklusif dan demokratis.

 

Baca Juga :