Raih Sertifikasi ISO 90001:2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

Home / Pendidikan / Raih Sertifikasi ISO 90001:2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

Raih Sertifikasi ISO 90001:2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

Raih Sertifikasi ISO 90001:2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

Raih Sertifikasi ISO 90001 2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

Raih Sertifikasi ISO 90001 2015, Wujud Komitmen SMKN 9 Bandung Tingkatkan Mutu Pendidikan

SMKN 9 Bandung raih sertifikasi ISO 90001:2015. Hal itu didapat setelah dilakukannya Audit eksternal

oleh PT TUV Rheinland Indonesia (TIRD) sebagai organisasi penguji standar sistem menajamen sebuah instansi, Jumat, 2 November 2018. Dengan diraihnya sertifikasi tersebut, SMKN 9 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Penjaminan Mutu, Sofia Marsiani mengatakan, sertifikasi ini menjadi kebutuhan bagi sekolah dalam masa peningkatan mutu. “Kita udah dapat sertifikasi 90001:2008, jadi kita tingkatkan lagi ke tahun 2015, agar peningkatan mutu terus berjalan berkelenjutan,” tutur Sofi saat dihubungi via daring, Senin, 5 November 2018.

Lewat sertifikasi ini, masih menurut Sofi, akan meningkatkan mutu manajemen pendidikan sekolah karena dituntut untuk memenuhi klausul komponen-komponen seusuai dengan yang diujikan pada proses audit. Beberapa diantaranya adalah perencanaan pendidikan, pemenuhan kompetensi guru keahlian, perisiapan ujian dan evaluasi.

“Penting banget sekolah meraih sertifikasi, ini secara langsung akan meningkatkan kualitas

dan kecapakan dalam mengerjakan suatu program di sekolah. Jadi emang enggak boleh asal, harus sesuai prosedur dan klausul. Semua kegiatan harus ada dasarnya yang pada akhirnya semata-mata akan meningkatkan prestasi sekolah,” ucap Sofi.

Hal senada pun diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMKN 9 Bandung, Edy Purwanto.

Edy mengatakan, kita sekolah telah mendapat sertifikasi, maka sekolah tersebut harus selalu meningkatkan prestasinya. “Misalnya kalau sarana dan prasarananya juga bagus, ya harus poles agar semakin bagus. Kalau mislanya prestasi siswanya sudah banyak, harus terus ditambah agar makin banyak. Ini jadi sebuah tuntutan bagi sekolah agar terus meningkatkan kualitas,” tutur Edi.

Seperti yang kita tahu, International Organization for Standardization atau ISO adalah salah stau standar internasional dalam sebauh sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi/instansi. ISO memegang peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas sebuah instansi yang ingin bersaing secara global serta meningakat sistem manajemen mutunya.***

 

Sumber :

https://nashatakram.net/sejarah-peringatan-maulid/