Wanprestasi Hukum Perikatan

Home / Pendidikan / Wanprestasi Hukum Perikatan

Wanprestasi Hukum Perikatan

Table of Contents

Wanprestasi Hukum Perikatan

Wanprestasi Hukum Perikatan

Wanprestasi Hukum Perikatan

Yaitu prestasi yang tidak dipenuhi, apabila siberhutang tidak melakukan apa yangdijanjikan akan dilakukannya, maka dikatakan bahwa ia melakukan”wanprestasi”.Wanprestasi berasal dari kata Belanda yang berarti ” prestasi buruk” .Ada 4 bentuk wanprestasi, yaitu:

  1. Debitur tidak memenuhi prestasi sama sekali.
  2. Debitur memenuhi prestasi tetapi tidak baik atau ada kekeliruan.
  3. Debitur memenuhi prestasi tetapi tidak tepat waktu (terlambat).
  4. Prestasi yang bertentangan dengan apa yang ditentukan dalam perjanjian

Akibat-akibat Wanprestasi

  1. Membayar kerugian yang diderita oleh kreditur (ganti rugi)

Meliputi 3 unsur:

  1. biaya
  2. Rugi
  3. Bunga
  1. Pembatalan perjanjian atau pemecahan perjanjian

→ pasal 1247 dan pasal 1248 KUH Perdata.

  1. Peralihan resiko

→ Pasal 1237 KUH Perdata.

Resiko adalah kewajiban untuk memikul kerugian jika terjadi suatu peristiwa diluar kesalahan

salah satu pihak yang menimpa barang yang menjadi objek perjanjian.

Sumber : https://merkbagus.id/