Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Home / Pendidikan / Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Pengertian Preposisi dan Cara Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Pengertian preposisi

Preposisi atau kata depan adalah kata yang secara sintaksis terdapat di depan nomina, adjektiva, atau adverbia dan secara semantis menandai berbagai hubungan makna antara konstituen di depan dan di belakang preposisi tersebut.

Kata-kata yang digunakan di depan kata benda untuk merangkaikan kata benda itu dengan bagian kalimat lain disebut kata depan.

Umpama kata-kata di, dengan dan oleh pada kalimat berikut:

  • Kakek tinggal di desa.
  • Nenek menulis dengan sepidol.
  • Jembatan ini dibangun oleh pemerintah.

 

Fungsi Preposisi

Dilihat dari fungsinya, kata depan menyatakan hal-hal berikut:

  • Tempat berada, yaitu; di, pada, dalam, atas dan antara.
  • Arah asal, yaitu; dari.
  • Arah tujuan, yaitu; ke, kepada, akan, dan terhadap.
  • Pelaku, yaitu; oleh.
  • Alat, yaitu; dengan dan berkat.
  • Perbandingan, yaitu; daripada.
  • Hal atau masalah, yaitu; tentang dan mengenai.
  • Akibat, yaitu; hingga dan sampai.
  • Tujuan, yaitu; untuk, buat, guna, dan bagi.

 

Menggunakan Preposisi dari dan daripada

Contoh:

Ada tapak yang menjauh ke Utara Dalam frasa Ada tapak yang menjauh ke Utara, preposisi ke menyatakan hubungan makna arah antara Arah tapak yang menjauh dan Utara.

Ditinjau dari bentuknya, preposisi ada dua macam, yaitu preposisi tunggal dan gabungan.

1. Preposisi Tunggal

Preposisi tunggal adalah preposisi yang hanya terdiri atas satu kata.

Bentuk preposisi tunggal sebagai berikut.

a. Kata dasar (misal: di, ke, dari, dan pada)

Contoh: Yang dimaksud karya tulis di sini adalah karangan ilmiah.

b. Kata berafiks (misal: selama, mengenai, dan sepanjang)

Contoh: Puisi merupakan pengalaman batin penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang estetis.

2. Preposisi Gabungan

Berikut ini bentuk preposisi gabungan.

a. Preposisi yang berdampingan adalah preposisi yang terdiri atas dua preposisi yang letaknya berurutan (misal: daripada, kepada, selain dari).

Contoh: Buku itu diberikan kepada ibu.

b. Preposisi yang berkorelasi adalah preposisi yang terdiri atas dua unsur yang dipakai berpasangan tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain (misal: antara … dan …, dari … sampai …, sejak … hingga …).

Contoh: Antara puisi Asmaradana karya Goenawan Mohamad dan cerita rakyat Damarwulan memiliki persamaan. Akan tetapi, pada materi ini, kalian hanya akan dilatih untuk menggunakan preposisi (kata depan) dari dan daripada.

Perhatikan contoh kalimat berikut ini.

  1. Ia dengar kepak sayap kelelawar dan guyur sisa hujan dari daun karena angin pada kemuning.
  2. Nina lebih gemar membaca daripada kakaknya.

Pada kalimat (1) preposisi dari hanya dipakai untuk menyatakan asal, sedangkan pada kalimat
(2) preposisi daripada dipakai untuk menyatakan perbandingan.

Akan tetapi, orang-orang sering menyalahgunakan penggunaan preposisi daripada ini.
Perlu diperhatikan bahwa preposisi daripada hanya dipakai untuk menyatakan perbandingan dan bukan untuk menyatakan milik, menyatakan asal, atau menghubungkan kata kerja dengan unsur yang mengikutinya.

Berikut ini contoh pemakaian yang keliru (kalimat 1) dan perbaikannya (kalimat 2).

  1. Anjasmara adalah kekasih daripada Damarwulan.
  2. Anjasmara adalah kekasih Damarwulan.

Kata depan ‘dari’ dan ‘daripada’ sering membingungkan, dan karena itu, tidak sedikit orang yang menggunakan kata-kata itu secara tidak tepat. Berikut ini kami berikan beberapa contoh penggunaan kata tersebut dan penjelasannya secara singkat.

Kata ‘dari’ digunakan untuk menyatakan asal suatu benda, sedangkan ‘daripada’ digunakan untuk menyatakan perbandingan.

Perhatikan contoh-contoh berikut ini.

Mari kita cerna dengan baik semua usulan dari para peserta. (benar)
Mari kita cerna dengan baik semua usulan daripada para peserta. (salah)

Rumah itu lebih besar daripada yang aku bayangkan. (benar)
Rumah itu lebih besar dari yang aku bayangkan. (salah)

Banyak mendengar lebih baik daripada banyak bicara. (benar)
Banyak mendengar lebih baik dari banyak bicara. (salah)

 

Baca Artikel Lainnya: